Kronologis Kejadian Peristiwa Berdarah di Kampus Trisakti

Kronologis Kejadian Peristiwa Berdarah di Kampus Trisakti
pada 22 dan 23 Sepetmber 2006
Pernyataan anggota HMI sebagai korban kekejaman

Pada malam itu sekitar pukul 19.00 wib di lingkungan Kampus C Trisakti terdapat dua buah acara dari 2 institusi yang berbeda. Di kantin Kampus C Trisakti terdapat acara silaturrahmi HMI se-Trisakti menjelang bulan suci Ramadhan dengan undangan dari berbagai elemen HMI baik di dalam maupun di luar Trisakti. Sementara itu di luar gedung ATGT(Akademi Teknik Grafika Trisakti) dan sekitar lingkungan gedung kampus ATGT juga terdapat acara MAKRAB 2006 ATGT dengan berbagai undangan dari beberapa alumnus ATGT serta beberapa mahasiswa STMA (Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi) Trisakti.

Sekita pukul 21.00 saya, Fajri, Ardi, Kiki, Arya, Arie, serta Hafidz tiba di kantin kampus C Trisakti guna hadir dalam acara HMI tersebut. Ketika tiba kami pun langsung masuk ke dalam kampus guna menaruh barang-barang bawaan kami di BEM STMA Trisakti. 10 menit kemudian, Roy bermaksud menyusul kami ke ruang BEM tapi realitanya ketika dia berjalan menuju ruang BEM STMA Trisakti, menurut penuturannya diteriaki oleh salah satu Alumnus yang bernama YUDI yang sedang berkumpul bersama juniornya di lobby gedung ATGT dengan meneriakkan HMI ANJING -dan ucapan kotor lainya yang tidak layak diucapkan oleh seorang kaum intelektual (ucapan di edit)-, tetapi tidak dihiraukan oleh Roy. Ketika tiba di ruang BEM STMA, Roy bercerita kejadian itu ke saya dan kawan-kawan HMI yang ada di ruang BEM tersebut. Karena sudah cukup lelah dengan penghinaan tersebut akhirnya kami memberanikan diri untuk menegur YUDI, apakah ada masalah dengan HMI.

Ketika menegur YUDI, YUDI melontarkna kalimat ”HMI HARAM DI KAMPUS C TRISAKTI” ”YANG ADA ADALAH PALU DAN ARIT”.  Terjadilah cekcok mulut antara kami dan gerombolan mereka, untungnya tidak terjadi perkelahian. Ketika kami mendatangi gerombolan ATGT, disana terdapat 3 orang mahasisawa STNA Trisakti yang notabenenya adalah aktifis-aktifis kiri yang bernama MITHUN, BODAT, Serta BERSON.Sekitar pukul 22.00 YUDI ATGT yang menghina instusi HMI tersebut pergi dengan tergesa-gesa keluar dari kampus dengan menggunakan mobil ISUZU PANTHER B 2502 XV. Bersamaan dengan perginya YUSI ATGT, sekitar 50 orang gerombolan ATGT langsung menyerbu HMI yang sedang ada acara Silaturrahmi Ramadhan di kantin Kampus C Trisakti dengan menggunakan beberapa senjata tajam berupa pisau, batu, balok, kayu, serta botol minuman ringan. Ketika insiden ini terjadi terdapat tiga korban dari HMI STMA yang bernama Miftah dengan memar di mata sebelah kiri dengan pelaku yang bernama CIBE dan dia juga menggunakan senjata tajam berupa pisau yang digunakan sebagai senjata. Korban selanjutnya bernama Akhamd Wahyudi dengan luka dalam di bagian kepala belakang bagian kiri dengan pelaku bernama ALMO dan dia menggunakan bangku panjang yang ada di kantin sebagai senjata. Dan yang terakhir korban bernama Achmad Fadjriansyah dengan luka sobek dan memar di paha bagian kiri akibat dihajar juga dengan menggunakan bangku panjang yang ada di kantin kampus C Trisakti. Setelah berlangsung cukup lama, bentrokkan pun selesai sekitar pukul 22.30 seiring dengan tibanya pasukan Polsek Pulogadung.Sekitar pukul 02.00 dini hari tanggal 23 September 2006 bentrokan kedua pun tak terhindarkan. Hal ini disebabkan ketika HMI STMA ingin kembali ke kampus tepatnya menuju ruang BEM STMA Trisakti tiba-tiba langsung diserang gerombolan ATGT plus masyarakat setempat yang telah diprovokasi dimana mereka menggunakan batu, botol minuman ringan, kayu balok, samurai atau banyak senjata tajam, serta bom molotov. Ketika insiden terjadi, terdapat dua orang korban dari HMI, dan 1 (satu) orang korban dari ATGT. Korban di HMI yaitu Madi Mahasiswa STMT Trisakti dengan luka kepala bocor di sebelah kiri dan Aulia, Mahasiswa FH – UI dengan luka satu sayatan panjang di tangan kiri, 3 (tiga) garis sayatan panjang di punggung, bibir sebelah kanan pecah, serta wajah memar di sebelah kanan dimana pelaku dua orang korban ini adalah dari gerombolan mahasiswa ATGT. Sedangkan korban dari ATGT dengan luka pergelangan tangan yang nyaris putus adalah mahasiswa dari STMT yang juga notabenenya adalah aktifis kiri dimana pelaku korban tersebut adalah masyarakat setempat yang salah sasaran.[]

About these ads

About hmibecak

Kami adalah sebuah organisasi kemahasiswaan eksternal kampus Fakultas Hukum yang bergerak di lingkup kampus UNS Surakarta. Kami selaku OKP yang bergerak di dalam kampus selalu berusaha untuk mengusung berbagai isu kampus FH UNS pada khususnya dan UNS itu sendiri pada umumnya. kami juga selalu berusaha untuk bekerjasama dengan element eksternal lainnya dengan tujuan selain untuk mendukung usaha kami juga untuk membina tali silaturahmi kami dengan rekan seperjuangan dan sejalan dengan tujuan kami. personel kami terdiri dari mahasiswa Fakultas Hukum UNS dari segala angkatan, baik yang sekarang duduk di kursi kepengurusan atau berstatuskan anggota.dan rencana kami dalam waktu dekat ini akan berusaha untuk meningkatkan kader HMI kami, baik dari segi kuantitas maupun dari segi kualitas. Amienn.. YAKIN USAHA SAMPAI

Posted on Januari 9, 2007, in Reportase. Bookmark the permalink. 16 Komentar.

  1. heroik juga….

  2. turut berduka cita juga yah atas kejadian tersebut………… semoga dah ga ada lagi kejadian seperti itu lagi. amien
    (ayya ank stmt trisakti S1 MTU 2003)

  3. salam kenal dari kami semua.

  4. gw sebagai mahasiswa juga turut berduka jita atas meningal nya teman2 kita yang dianggap sebagai pahlawan reformasi,
    berhubung karna mahasiswa trisakti aja yang tertembak oleh aparat yang notabennya hanya ikut2 an jadi pahlawan….apa kata dunia?????jadi pahlawan tak segampang itu, soeharto yang memimpin indonesia puluhan tahun memberikan gelar pahlawan kepada beliau saja negara ini susah bnget,,,,,
    wah…embel seorang hero,
    aktifis yang menghendaki reformasi secara keseluruh, tapi yang terjadi hanya perubahan wajah2 para pemimpin tampa adanya perubahan sistem, menjunjung demokrasi sedangkan arti demokrasi itu sendiri tidak pernah dipahami selalu berbeda tafsiran oleh setiap aktifis, kenapa aktifis selalu selalu mencari kesalahan pemimpin nya dan pemerintahan, negara kita sudah bosan dikritik yang perlu sekarang adalah mendukung n menunjujkkan loyalitas kita kepada pemimipin. kita harus malu kepada pemimpin negara saja kita selalu mengejek dan berdampak kepada negara laen tidak menghargai negara kita…..
    sikap nasionalisme bagi para kader pemimpin bangsa, tidak mudah untuk jadi pemimpin “ingat tu wahai para aktifis”
    kita perlu perubahan sistem pemerintah, tinggal kan demokrasi …..kita harus buat sistem n pola pemerintahan yang baru..

  5. cuma TUHAN yang tahu kebenaran akan kjadian ini, malulah umat Islam jikalau ada suatu komunitas yg mengatasnamakan azas Islam tp bercerita tdk pada kebenaran …. Allahuakbar !!!!

  6. aku juga dari HMI
    SOOO SAPA YANG BENER N SALAH HANYA YANG ADA DIDALAM HATI

  7. korbannya berapa man

  8. siapa penyebabnya MAN ?????????????

  9. saya ingin gm banyak kan clan pb nya ya

  10. ayo main pb semua aku dari anak bagan siapiapi

  11. tindakan goblok…

  12. Ceritanya banyak yang salah bos. kebetulan ane adalah mahasiswa STMA dan ada dilokasi kejadian pada tahun 2004. Provokasinya benar adalah Yudi alummus ATGT dan yang memakai baju palu arit adalah mahasiswa STMT bukan ATGT. Yudi sang provokator sempat ribut duluan sama panita makrab ATGT dan diusir oleh salah seorang mahasiswa ATGT karena membuat keonaran saat acara makrab. Kemudian yudi melakukan provokasi dengan anak2 HMI dikantin dan kemudian pergi dengan mobil panther. Tak lama setelah kepergian Yudi segerombol anak2 HMI dari STMT datang menyerbu anak2 ATGT untuk mencari Yudi. Saat dikatakan yudi telah pergi anak-anak HMI tidak percaya lalu memukul salah seorang mahasiswa ATGT dan hal itu tidak diterima oleh anak2 ATGT, maka terjadilah keributan. Keributan susulan terjadi kembali saat anak2 HMI yang bergabung dengan UI, STMT, STMA, BSI Depok datang menyerang pada jam 1 mlm. Namun terjadi salah pukul karena yang dipukul adalah pemuda setempat yang sedang melintas, jadi wajar kalau mahasiswa ATGT dibantu oleh warga sekitar.

    Diberita dikatakan bahwa yang memakai baju PKI adalah mahasiswa ATGT adalah Fitnah besar, padahal anak2 HMI yang ada dikejadian tau bahwa yang memakai baju itu adalah mahasiswa STMT, namun untuk memojokkan ATGT mereka sepakat mengatakan bahwa baju itu dipakai mahasiswa ATGT. Seperti yang saya ketahui di ATGT itu tidak mempunyai organisasi kemahasiswaan apapun baik itu KAMTRI, HMI dan PMKRI.

  13. sory bos itu bukan thn 2004 tapi saya angkatan 2004

  14. Oh ya ada yang lupa. Pergelangan tangan yang nyaris putus itulah yang memakai baju PKI (mahasiswa STMT). Tangannya tersambit golok oleh warga sekitar karena hendak menyelamatkan salah seorang anak HMI yang saat itu tertangkap warga dan jadi bulan2nan warga. itu saja yang saya klarifikasikan, semoga dapat menegakkan kebenaran dan meluruskan kisah tersebut.

    Sebagai generasi muda islam mari membiasakan diri untuk bicara jujur demi yang sesuai dengan ajaran islam.

  15. sungguh tndkan yg tdak mncerminkan seorang mahasiswa

  1. Ping-balik: GERAKAN SEPARATISME DI INDONESIA « Setitik Embun Pagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: