Logika Berkata Koruptor Dibunuh Masalah Sosial Kemasyarakatan Tak Akan Tumbuh

Logika Berkata Koruptor Dibunuh Masalah Sosial Kemasyarakatan Tak Akan Tumbuh

Oleh: Mas Sai*

 

Disusun Guna Memenuhi Tugas Materi Pengantar Logika Dalam Sekolah Revolusi Kesadaran HMI Komisariat Fakultas Hukum UNS

 

Dalam logika ada yang namanya pemikiran dan pemikiran itu terbagi dalam proses berpikir dan hasil berpikir. Pada Proses berpikir ada yang namanya konsepsi (gagasan umum). Mari kita gunakan konsepsi ini untuk memulai proses berpikir, Mengapa??? Koruptor bisa berkaitan dengan masalah sosial kemasyarakatan. Arti koruptor dalam kamus besar bahasa Indonesia adalah orang yang melakukan penggelapan uang negara untuk kepentingan sendiri, artinya secara logika bercorak teknis, koruptor itu telah mengambil uang negara dan uang negara itu sebenarnya adalah sebuah investasi rakyat. Investasi rakyat telah berkurang akibat ulah koruptor maka secara kausalitas tela membombardir perekenomian rakyat.

 

Kerangka hasil berpikirnya pada tingkat pertama adalah modal pemerintah untuk mengadakan pembangunan dan produktivitas pelayanan masyarakat jadi berkurang. Berdasarkan alasan cukup (prinsip tambahan) kesejahteraan rakyat pun terlupakan. Memang benar apa yang tertulis dalam buku yang berjudul Memahami Politik Indonesia karangan Ast. Harum Pudjiarto yang mengartikan bahwa koruptor itu adalah orang yang melakukan kejahatan dan merugikan perekonomian negara.

 

Kerangka hasil berpikir pada tingkat kedua adalah rakyat dan negara bagaikan ibu dan anak, jadi perekonomian negara hancur, perekonomian rakyat poun juga hancur. Akhirnya, situasi ini membahayakan tujuan terbentuknya negara sebagaimana yang diamanatkan oleh konstitusi yaitu untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang sejahtera adil dan makmur tak akan tercapai.

 

Kerangka hasil berpikir pada tingkat ketiga adalah perekonomian rakyat hancur, maka rakyatakan sulit untuk mencari makan dan rakyat akan menghalalkan segala cara untuk mencukupi kebutuhannya, the consequenly is appear everything of criminal in our society, itu dapat dicontohkan adanya perampokan, pencurian, pembunuhan dan akhirnya tata sosial kemasyarakatan jadi tidak karuan. Ketertiban dan keamanan masyarakat sudah tidak ada lagi.

 

Kesimpulannya adalah agar masalah sosial masyarakat dapat terkendali maka koruptor dari negara kita harus dilenyapkan , karena koruptor itu adalah perusak ekonomi negara, rakyat, dan akhirnya masalah sosial muncul. Koruptor adalah sesuatu yang kotor yang telah mencemari kemurnian negara, rakyat, tata sosial kita. Agar kemurnian itu ada maka kotoran itu harus ditiadakan karena koruptor adalah hal yang kotor, pendapat ini diperkuat oleh si say dan si say berkata ”koruptor adalah orang yang ibaratnya makan bangkai tikus busuk yang penuh dengan ulat dengan bau menyengat, bau itu disumpalkan pada mulutnya lalu pagi harinya ia keluarkan lagi sebagai kotora. Jadi nilai koruptor itu tidak lebih dari apa yang dikeluarkan itu sesuatu yang kotor dan menjijikan.

 

*Mahasiswa FH angkatan 07 dan Kader HMI Kom.Hukum UNS

About hmibecak

Kami adalah sebuah organisasi kemahasiswaan eksternal kampus Fakultas Hukum yang bergerak di lingkup kampus UNS Surakarta. Kami selaku OKP yang bergerak di dalam kampus selalu berusaha untuk mengusung berbagai isu kampus FH UNS pada khususnya dan UNS itu sendiri pada umumnya. kami juga selalu berusaha untuk bekerjasama dengan element eksternal lainnya dengan tujuan selain untuk mendukung usaha kami juga untuk membina tali silaturahmi kami dengan rekan seperjuangan dan sejalan dengan tujuan kami. personel kami terdiri dari mahasiswa Fakultas Hukum UNS dari segala angkatan, baik yang sekarang duduk di kursi kepengurusan atau berstatuskan anggota.dan rencana kami dalam waktu dekat ini akan berusaha untuk meningkatkan kader HMI kami, baik dari segi kuantitas maupun dari segi kualitas. Amienn.. YAKIN USAHA SAMPAI

Posted on Desember 8, 2007, in Artikel. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. koruptor adalah tikus-tikus berdasi..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: